Sinergi Dampak ITB: Mempertegas Peran Kepakaran untuk Perubahan Masyarakat
BANDUNG – Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) Institut Teknologi Bandung menggelar kegiatan bertajuk "Sinergi Dampak: Membangun Perubahan Melalui Kepakaran dan Pengabdian" pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di Ruang Multipurpose, Gedung CRCS Lantai 3. Acara ini dipimpin oleh Prof. Dr.-Ing. Zulfiadi Zulhan, S.T., M.T. IPU selaku Direktur DPMK dan dihadiri oleh para Ketua Pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat di lingkungan ITB.
Acara diawali dengan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB, Prof. Ir. Lavi Rizki Zuhal, Ph.D.. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin agar inovasi dari laboratorium dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat luas. Semangat ini diperkuat oleh Prof. Zulfiadi Zulhan yang menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para pakar ITB sekaligus wadah untuk berbagi praktik baik (best practices).
Agenda utama kegiatan meliputi paparan evaluasi program tahun 2025 dan proyeksi rencana strategis tahun 2026 yang disampaikan oleh:
- Ir. M. Agus Kariem, S.T, M.T, Ph.D., IPM (Bidang Layanan Kepakaran).
- Dr.rer.nat. David Prambudi Sahara, S.T, M.T. (Bidang Pengabdian Masyarakat).
Selain sesi diskusi, peserta juga disuguhkan pemutaran video profil DPMK dan potret aksi pengabdian masyarakat sebagai refleksi atas capaian setahun terakhir. Melalui sinergi ini, ITB berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem inovasi yang berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas bagi pembangunan bangsa.


